FintalkUpdate News

Pemerintah Beri Diskon Tiket Transportasi Jelang Libur Nataru, Dorong Mobilitas Masyarakat dan Pertumbuhan Ekonomi

emerintah resmi memberikan diskon berbagai moda transportasi untuk libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 guna meringankan biaya perjalanan masyarakat

Pemerintah resmi meluncurkan program diskon tiket transportasi untuk libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sebagai upaya mendorong mobilitas masyarakat sekaligus menjaga momentum ekonomi di berbagai daerah.

Kebijakan ini merupakan arahan langsung Presiden untuk memastikan masyarakat bisa bepergian dengan biaya lebih terjangkau selama periode libur panjang. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa program ini diharapkan mampu menggerakkan sektor pariwisata, meningkatkan aktivitas UMKM, dan membantu masyarakat dari berbagai lapisan menikmati perjalanan Nataru tanpa terbebani harga tiket yang melonjak.

Program diskon transportasi berlaku untuk berbagai moda. PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberikan potongan hingga 30 persen untuk kelas ekonomi komersial pada lebih dari 150 perjalanan reguler dan puluhan kereta tambahan, dengan kuota mencapai lebih dari 1,5 juta penumpang sepanjang 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. PT PELNI menyiapkan diskon tarif dasar 20 persen bagi penumpang kapal kelas ekonomi, yang berlaku untuk lebih dari 400 ribu penumpang mulai 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

Untuk moda penyeberangan, PT ASDP memberikan potongan hingga 100 persen untuk jasa pelabuhan kapal reguler, yang setara dengan diskon rata-rata 19 persen dari tarif terpadu. Kebijakan ini berlaku di delapan lintasan dan 16 pelabuhan, dengan jangkauan lebih dari 227 ribu penumpang dan hampir setengah juta kendaraan. Sementara itu, untuk pesawat terbang, pemerintah memberikan insentif berupa PPN ditanggung pemerintah (PPN DTP) dan diskon fuel surcharge, sehingga tarif penerbangan kelas ekonomi bisa turun sekitar 13–14 persen selama periode Nataru.

Read More  Child Grooming, Bahaya Tersembunyi di Balik Interaksi Online Anak dan Remaja

Kebijakan diskon tiket ini dinilai penting untuk menjaga kelancaran arus liburan, mengurangi beban finansial masyarakat, dan mendistribusikan pergerakan wisatawan ke berbagai wilayah. Pemerintah menilai bahwa kegiatan bepergian selama Nataru memiliki dampak signifikan terhadap konsumsi rumah tangga, sektor perhotelan, pusat perbelanjaan, hingga pelaku UMKM lokal.

Program ini juga membuka peluang masyarakat berpenghasilan rendah untuk menikmati perjalanan liburan yang lebih layak, sekaligus membantu memeratakan pertumbuhan ekonomi di daerah tujuan wisata. Dengan berbagai moda transportasi yang mendapat potongan, pemerintah berharap musim liburan kali ini dapat berjalan lebih aman, lancar, dan inklusif bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Back to top button